March 06, 2011

puisi dr hati

Kesejukan malam menyapa diri..
1001 memori terbayang di mata..
Terungkai 1 detik, saat diri ini hanyut..
Hanyut pada sebuah cinta yang terlucut..
Jauh tersadai di tepian kejahilan..
Tembok iman yang rebah
Dek ombak asmara yang menguasai hati
Yang tidak takut pada YANG ABADI
Yang mengabdikan diri pada sang pencinta
Tanpa sekelumit kebimbangan di hati
Dan kini…
Hati hampa
Bayaran satu kepercayaan hanya tangisan,
Kepedihan, kepiluan
Parut yang mendalam,kekesalan yang berpanjangan.
Tatkala hati merintih pedih..
Satu jiwa membawa satu jalan
Memberi keyakinan untuk bangkit dari kekilafan
Masa lalu.
Tapi..
Hati yang tercalar,memaksa diri berpura
Dan terus mencari penggantinya
Bila kutemui,hati jiwanya kulukai
Perasaan tak bisa menyembunyikan hakikat
Memeng benar.
Cukuplah sekali ini yang terakhir
Saban hari…
Aku menanti ruang-ruang harapan
Bayangan masa depan yang meruntuhkan keyakinan
Memadam terus erti cinta dalam diri.
Sesungguhnya aku pasrah..
Tiada kuasaku melawan takdir Tuhan.
                                               Mengorak langkah nasuha
Menjalin benang-benang keinsafan
Membaja subur niat-niat luhur
Realisasikan.